You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Sampai mati kami tetap menolak penggusuran.
photo Doc - Beritajakarta.id

Warga Kali Sekretaris Ronda Siang-Malam

Ribuan warga yang tinggal di bantaran Kali Sekretaris, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat menolak rencana pembongkaran tempat tinggal mereka yang akan dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Barat. Pasalnya, hingga kini belum ada kepastian mengenai relokasi dari pemerintah.

Kami bukan tidak setuju dengan normalisasi Kali Sekretaris. Tapi, sebelum dibongkar harus ada kepastian kami akan direlokasi kemana. Sebab, kami juga ingin hidup layak

Semula, pembongkaran terhadap bangunan warga di Kampung Gili Samping tersebut akan dilakukan, Rabu (17/9) lalu. Namun penertiban batal dilakukan karena adanya aksi unjuk rasa warga ke Balaikota DKI. Kini, ratusan warga secara bergantian ronda siang-malam untuk mengantisipasi petugas dan alat berat yang sewaktu-waktu datang melakukan pembongkaran.

Siti Jamilah (54), Ketua Kelompok 3 Kampung Gili Samping, mengatakan, sebenarnya warga mendukung proyek normalisasi Kali Sekretaris. Apalagi, warga sudah menempati tanah negara selama puluhan tahun. Warga juga menyadari keberadaan rumah petak berukuran 3x4 meter persegi yang dibangun dengan bahan triplek tersebut melanggar karena menjorok ke badan Kali Sekretaris.

Proyek Jl Inspeksi Terhambat Bangunan Liar

Namun, kata Siti, warga meminta kepada pemerintah agar direlokasi ke tempat yang lebih layak. “Kami bukan tidak setuju dengan normalisasi Kali Sekretaris. Tapi, sebelum dibongkar harus ada kepastian kami akan direlokasi kemana. Sebab, kami juga ingin hidup layak,” tutur Siti, Jumat (19/9).

Lurah Kebon Jeruk, Naman Setiawan, mengatakan, ada sebanyak 298 bangunan liar yang berdiri sepanjang 500 meter akan dibongkar dalam rangka normalisasi Kali Sekretaris. Demi kelancaran pembongkaran, pihaknya sudah melakukan sosialisasi sejak lima bulan lalu.

Pihak Pemkot Jakarta Barat sudah melayangkan Surat Peringatan (SP) kepada warga sebanyak tiga kali, mulai tanggal 5, 9, dan 13 September 2014.

“Yang jelas pembongkaran akan tetap dilakukan. Tapi, soal kapan eksekusinya saya belum tahu tinggal menunggu perintah," ungkapnya.

Rencananya, usai dilakukan pembongkaran, Kali Sekretaris akan dinormalisasi dan dilakukan proyek pengerjaan lanjutan Jl Inspeksi Kali Sekretaris selebar delapan meter,” tandas Naman.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

    access_time09-03-2026 remove_red_eye6796 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6176 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1409 personDessy Suciati
  4. 150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

    access_time14-03-2026 remove_red_eye1325 personTiyo Surya Sakti
  5. Pemprov DKI Terus Upayakan Jaga Stabilitas Harga dan Stok Pangan

    access_time13-03-2026 remove_red_eye1247 personAldi Geri Lumban Tobing